Jenis Olahraga yang Cocok untuk Penderita Diabetes dan Manfaatnya

olahraga penderita diabetes

Pada artikel kali ini akan membahas tentang jenis olahraga untuk penderita diabetes dan manfaatnya. Diabetes adalah penyakit kronis yang tandai dengan tingginya kadar gula darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia. Akan tetapi, pada penderita, glukosa tersebut tidak dapat gunakan oleh tubuh.

Penyakit ini tidak bisa sembuh secara total. Namun, penderita penyakit ini dapat mengendalikan kadar normal gula darah dengan melakoni gaya hidup sehat, salah satunya melalui olahraga. Saat otot berkontraksi selama berolahraga, hal ini akan merangsang mekanisme penggunaan gula dalam darah (glukosa). Mekanisme ini akan membantu sel-sel tubuh untuk mengambil glukosa lebih dan menggunakannya sebagai energi.

Daftar Olahraga Untuk Penderita Diabetes.

Olahraga juga dapat mencegah berbagai jenis komplikasi diabetes yang berbahaya.Berikut jenis olahraga untuk penderita yang mudah lakukan dalam rutinitas harian, seperti:

1. Olahraga penderita diabetes adalah Jalan cepat

Jalan cepat bisa lakukan oleh semua orang. Olahraga ini merupakan bentuk latihan aerobik yang berguna meningkatkan denyut jantung sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

Olahraga ini merupakan salah satu aktivitas yang paling tepat karena penderita bisa mengatur intensitasnya sesuai dengan kemampuan fisik dan kondisi kesehatannya.

2. Olahraga penderita diabetes Berenang

Berenang adalah latihan aerobik yang ideal untuk penderita penyakit tipe 2, karena tidak memberi tekanan pada persendian. Menyelam air tidak memberi banyak tekanan pada tubuh Anda bandingkan dengan berjalan atau jogging.

3. Senam

Senam memfokuskan penyesuaian gerakan fisik dengan irama yang perdengarkan. Olahraga jenis ini sangat baik untuk pengidap. Senam dapat membantu melancarkan sirkulasi darah. Sirkulasi darah lancar dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh sehingga membantu penyerapan insulin. Setiap gerakannya bertujuan untuk meregangkan, sekaligus merilekskan otot dan sendi.

4. Yoga

Yoga menggabungkan gerakan tubuh membangun kelenturan, kekuatan, dan keseimbangan. Bentuk latihan fisik dalam yoga membantu mengurangi stres, memperbaiki fungsi saraf, melawan resistensi insulin, dan menjaga kadar gula darah. Hal ini karena yoga adalah salah satu olahraga untuk penderita penyakit ini dapat meningkatkan massa otot dan membantu mengelola stres.

5. Bersepeda

Bersepeda juga merupakan bentuk latihan aerobik, membuat jantung Anda lebih kuat dan paru-paru Anda berfungsi lebih baik. Olahraga ini adalah cara nyaman untuk emmbakar kalori. Latihan sepeda statis beberapa kali per minggu ternyata dapat mengurangi risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan kadar trigliserida, menurut sebuah penelitian.

6. Latihan beban

Menurut Ahli, manfaat latihan beban bukan hanya penting untuk penderita penyakit ini, tapi untuk semua orang. Latihan beban membangun massa otot. Ini penting bagi mereka yang menderita penyakit ini tipe 2. Jika Anda kehilangan massa otot, Anda akan lebih sulit mempertahankan gula darah Anda. Rencanakan latihan ketahanan atau latihan beban setidaknya dua kali seminggu sebagai bagian dari rencana pengelolaan gula darah Anda.